akherat itu mahal , kenapa masih mikir ketika beramal

bissmillahirohmanirohim,

sebagai orang beragama tentu kita percaya akan adanya kehidupan setelah mati, dan bila kita bandingkan antara kehidupan dunia vs kehidupan akherat sudah tentu kehidupan dunia ini gak ada seujung kuku dibanding kehidupan akherat.

dari kehidupan yang  “cuma seujung kuku ” inilah yang menjadi bekal kita untuk meneruskan perjalanan abadi yang sudah tentu memerlukan bekal yang tidak sedikit. kalau bekal didunia ini sudah jelas duit bisa bicara ( banyak duit = raja ) namun peran duit berakhir ketika kita sekarat dimana duit tidak mampu lagi untuk menunda kedatangan malaikat maut.

tabungan akherat anti krismon

yang sering ane alami sendiri adalah ketika  shalat jumat ketika tromol kotak amal lewat depan ane , di dompet ada lembaran seribuan, lima ribuan, sepuluh ribuan dan lima puluh ribuan , sering kali ane lebih sering milih yang sepuluh ribuan, bahkan kadang ane milih lima ribuan atau kadang juga gak ngisi . . . . dan lewat begitu saja , sekalipun ane menyadari bahwa kehidupan akherat itu butuh modal banyak karena kehidupan disana untuk selama-lamanya namun masih saja alibi berkecamuk dalam benak ( yang mikirin belum isi bensin motorlah, buat darurat kalau kempes ban lah . . . )

namun bila kita hadist yang menyebutkan bahwa musibah tidak bisa mendahului shodaqoh mestinya menjadi penghancur bisikan kekhawatiran yang dihembuskan syetan (bahkan ketika kita sholat jumat sekalipun ).

berikut kutipan ayat ke 7 surah ibrahim

dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

semoga berguna bagi diri saya sendiri dan seluruh pembaca . . . amin

keep brotherhood,

salam,

2 responses to “akherat itu mahal , kenapa masih mikir ketika beramal

  1. mantab Om😀

  2. Artikel pengingat yang layak tuk terus diingat….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s