ketika baju bekas lebih dibutuhkan dari pada sebuah motor

bissmillahirohmanirohim,

 

sabtu 14 januari 2012 yang lalu mestinya ane mengikuti acara gathering ke bandung bersama rekan-rekan di kantor, namun entah mengapa aku malas ikut dan memilih dirumah bersama anak dan istri dirumah bekasi.

tepat jam 12 ketika ane hendak ke mesjid untuk sholat dhuhur istri ane di telpon bahwa deket rumah (mertua ane) dilanda kebakaran hebat , seusai sholat dhuhur ane pun bersama anak dan istri meluncur ke tkp yang kebetulan berdekatan dengan stasiun kota ( beos).

sampai di tkp ane pun membantu para korban nyiramin api dengan air got dan air sumur, setelah padam ane pun keliling untuk mengecek barang kali ada korban . dan benar saja ada seorang nenek yang meninggal karena terjebak di rumah yang terbakar, tak terhitung kerugian harta baik rumah dan seluruh isinya juga motor yang tidak bisa terselamatkan karena dahsyatnya api.

batin ane waktu itu bener-bener teriris menyaksikan duka yang dialami para korban “cuma baju dibadan doang mas sama anak-anak yang bisa saya selamatkan” secara spontan ane pun kontek temen-temen mesjid agar mengumpulkan pakaian bekas dan nasi bungkus, meski kelihatannya sepele pakaian bekas yang masih layak pakai sebanyak 14 karung itu langsung diserbu karena hari sudah mulai malam , demikian juga nasi bungkus segerobak yang kita kumpulkan secara swadaya, memang nilaianya gak seberapa tapi lumayan membantu makan malam sebagian dari 400 kk yang yang menjadi korban.

setelah situasi agak reda ane sempatkan posting difb , siapa tahu ada respons dari temen-temen baik dari koboys ataupun yang lain , dan alhamdulillah rekan-rekan koboys jabotabek sepakat mengumpulkan pakaian bekas ( terima kasih teman-teman)

dan atas saran dari rekan-rekan koboys juga barang kali temen-temen mau nyumbang dalam bentuk dana bisa di transfer ke rekening sbb:

BCA KCP Bungur

3911206771

an : Guparman

sabtu ini baju bekas yang dikumpulkan rekan akan ane anter langsung ke tkp,

terima kasih atas sumbangan teman-teman semua, dan kita lupakan sejenak hiruk pikuk SIRBO dan segala macep perangkat lenong dan atribut kita, mari kita bantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana

maaf postingan telat karena baru sempat

keep brotherhood,

 

salam,

 

 

6 responses to “ketika baju bekas lebih dibutuhkan dari pada sebuah motor

  1. turut berduka cita… semoga diberi ketabahan dan kekuatan oleh Tuhan YME… ameeen…
    .
    .
    .
    .
    *api bisa dengan cepat melahap harta benda yg kadang membuat kita sombong… tp tidak dengan amal dan perbuatan kita…

  2. Semoga proses pemulihan masyarakat bisa berjalan dengan baik. Segala sesuatunya bisa dicukupkan.

  3. turut prihatin mas, mari kita bantu mereka

  4. Insyaalloh sabtu pagi bisa…

  5. Ping-balik: Banjir dan Kebakaran di Ibukota « Triyanto Banyumasan Blogs

  6. Ping-balik: Bloger peduli « BLOGNYA TIGER ITEM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s