jaman tidak bisa dilawan, era injeksi mau gak mau harus diterima

Bissmilahirohmanirohim,

“Ikutilah arus jaman , karena jaman tidak dilawan” kutipan seorang pujangga sastra yg barangkali sangat tepat kita kaitkan dengan perkembangan roda dua di tanah air.

Tahun 80 an akhir ane masih inget betul waktu itu bapak berniat beli motor untuk ngangkut gabah dari sawah, dua kandidat motor telah di tentukan satu pakai cdi dan satu lagi masih pakai platina. Kekwatiran akan rewelnya cdi akhirnya menjadi faktor utama pilihan ke motor seken yg masih platina.

Pelan tapi pasti semua unit motor sekarang sudah menngunakan cdi, hal yg sama menimpa nasib motor carbu dan injeksi di 5 tahun terakhir ini .

hampir semua pabrikan dipastikan mempunyai produk injeksi, meski tidak semua atpm memasarkan motor injeksi di pasar Indonesia.

Lantas pabrikan manakah yg akan memenangkan era injeksi ini ? Menurut pendapat pribadi ane yg akan jadi pemenang adalah pabrikan yg secara serius meriset dan melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai kelebihan injeksi dibandingkan carbu.

Dan langkah YIMM dan AHM yang berlomba sosialisasi injeksi ke masyarakat sudah on the right track ( minjem istilah gus Tri )

Gimana dengan pabrikan lain . . . ? Semoga juga melakukan hal yg sama,karena jaman tidak bisa dilawan . . .

Semoga berguna,

Keep brotherhood,

Salam,

Posted with WordPress for BlackBerry.

3 responses to “jaman tidak bisa dilawan, era injeksi mau gak mau harus diterima

  1. tergantung yang pakai dong, kalau orangnya ga mau pakai injeksi ya beli karburator saja trus pasang he he he, kalau ga percaya coba liat carry angkot yang injeksi pada rama-ramai di ganti karburator karena supirnya ga mau repot dan mahal perawatannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s