4 tahun bersama sigambot p200

bissmillahirohmanirohim,

 

tak terasa 4 tahun sudah ane menjalani hari-hari bersama sigambot, dalam susah,senang ,kepanasan, kehujanan , nyantai atapun ngebut sudah kami jalani bersama. . . . lebay banget. . .:mrgreen:

sigambot teman setia ane nyari nafkah

memang pada awalnya pulsar bukanlah kandidat yang ada dalam otak ane, merk baru, jaringan 3S yang belum jelas tapi setelah nyoba satu persatu kandidat yanga ada dalam list ane, pilihanpun jatuh pada pulsar 200 . ane seolah gak mikirin after sales dan resale lagi setelah ane coba test ride di fontana gunung sahari 4 tahun lalu.

5 kali mudik jakarta cepu noproblem

4 tahun kebersamaan bukanlah waktu yang pendek menurut ane , dan yang namanya motor bikinan manusia penggantian spare part adalah wajar , yang penting adalah durasinya berapa lama dipake itu yang penting menurut ane .

FC si gambot ada dikisaran 1:45 km premium dan mudik terakhir lalu ( 2012 ) seperti biasa si gambot cuma perlu premium 50.000 jakarta cepu ( 650 km ) , untuk sektor mesin dan body full standar cuma engine guard dan box k46 aja dan terakhir lampu led luxeon untuk menambah penerangan  ( HID mahal men. . . )

serpis di bengkel deket rumah 15.000 aja . . .

untuk servis besar si gambot belum pernah sekalipun dan serpis rutin cuma di bengkel deket rumah aja ( mayan 15.000 aja ) busi, ger depan ,ger belakang juga masih asli , cuma rante aja yang putus di km 42.500 dan pake rante tiger kw 100.000 an hingga sekarang ( km 68.500 )

lampu tambahan buat mbantu penglihatan ane yang udah minus 2.5 . . .

buat ane yang penghasilan pas-pasan ini pulsar memberikan lebih dari yang ane harapkan dulu, motor yang stabil irit dan gak ngerong-rong juraganya dan sukur-sukur bisa nabung buat naik haji. . . . amin. . .

 

semoga berguna,

 

keep brotherhood,

salam,

 

 

9 responses to “4 tahun bersama sigambot p200

  1. kalo pulsar, pnyakit yg sering kena apanya bro kebnyakan…misalkan kalo vixi dgn komstirnya🙂

  2. kalo produk pulsar laen macem p135 gmana masbro ??

  3. memang pada awalnya pulsar bukanlah kandidat yang ada dalam otak ane, merk baru, jaringan 3S yang belum jelas tapi setelah nyoba satu persatu kandidat yanga ada dalam list ane, pilihanpun jatuh pada pulsar 200 . ane seolah gak mikirin after sales dan resale lagi setelah ane coba test ride di fontana gunung sahari 4 tahun lalu.

  4. Wah, mantap. Mana nih foto tampak sampingnya ? hehehe😆

  5. Sama bro… Pulsar 180 ane juga uda 4 tahun… Gak ad nyeselnya beli motor ini ..
    Cuma uda jatuh beberapa kali dan lecet2 tangkinya pun penyok sdkit.. Haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s