membuat lampu emergency sendiri. . .

bissmillahirohmanirohim,

 

tanggal 18,19,20 terjadi banjir besar di seputaran komplek rumah meski rumah ane gak kemasukan air tapi ikut juga merasakan dampaknya karena selama 3 hari tersebut PLN memutus arus listrik , beruntung dah yang punya genset.

134823_padam3201

 

lampu lilin paling 2 jam habis, dan beresiko kebakaran

bagi yang gak punya genset lilin pun menjadi buruan sampe-sampe stock di warung ,alfam*rt ,indomar*t  pun kehabisan stock. dirumah memang ada lampu emergency berupa lampu senter yang kebetulan bisa di setel 2 mode, lampu sorot dan lampu darurat.

honda_ep2500cx__mediumkayaknya perlu neh. . .

karena sebelumnya tidak di cas lampu emergency baru nyala 1 jam pun mulai meredup, sementara waktu baru menunjukan jam 8 malem. . . . kacau neh kalau gelap-gelapan sampe pagi sementara lilin di warung abis semua. . .

Foto2928

ane pun bongkar -bongkar toolbox dan dapet dah spare lampu mata kucing si gambot , 5 watt luamayan lah daripada gelap-gelapan, gak butuh waktu lama ane pun merakit lampu darurat nya , aki sigambot pun ane lepas dari untuk catu daya

Foto2929saklar dari dvd rusak

 

Foto2930

ujung kabel yang di sambung ke aki sigambot

 

hasilnya lumayan terang juga dan sampai pagi aki gak ngedrop dan starter sigambot masih lancar.

selamat mencoba dan semoga berguna,

 

 

keep brotherhood,

 

salam,

9 responses to “membuat lampu emergency sendiri. . .

  1. lebih awet dan terang, saia pake led strip, nyopot dari motor juga😆
    catudaya juga idem, minjem aki miong nyonyah😆

  2. Pake ledstrip wae mas. Nek pake bohlan 5watt diidupin semaleman sesekali sih ga masalah, tapi lama2 tekor juga kalo ga ada input ke akinya

  3. keren sekali mas bro, k sy dah sedia lampu emergency sebelumnya, hehe…

  4. gw nyalain 2 buah led strawhat dg batere ngedrop kembung, tahan 4 jam. lbh dari 4 jam mulai redup.

  5. kalau pkai batere baru mungkin bsa tahan 8 – 10 jam. apalagi yg dobel power, mungkin 15 – 20 jam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s