Merasakan mudik bareng denok ( mazda vantrend 94 )

bissmillahirohmanirohim,

pertama-tama ane sekeluarga mengucapkan minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir bathin.

 

sedikit berbagi cerita mudik dan balik lebaran tahun ini ( 2014 ) mudik kali ini serasa berbeda buat ane dan keluarga, kalau tahun yang lalu-lalu kalau gak make si gambot ( sendiri / bareng istri ketika belum punya anak  )  ya naik bus / kereta kalau ngajak anak namun untuk tahun ini alhamdulillah bisa mudik bareng anak istri dan adik make si denok ( mazda vantrend ane ) .

mobil bilal

persiapan mudik seperti halnya make motor , cek mesin, radiator , AC dan ganti ban depan karena meski kembangan masih bagus namun dinding ban sudah retak-retak takut meletus di jalan ya ganti aja toh ban gak sekali pake habis pikirku.

sigambot &denok

hari kamis 24 juli 2014 setelah sholat isya di mesjid ane sekeluarga dan adik mulai jalan dari rumah ( tambun ) menuju Blora jawa tengah estimasi jarak kalau lewat pantura ( jalur normal ) sekitar 650 km, gak lupa isi bbm full tank 180.000 sudah penuh  , masuk tol cikampek sudah padat merayap hingga keluar toll , ndilalah keluar toll kami dialihkan ke arah purwakarta – sumedang – majalengka lanjut ke cirebon , alamat panjang nih perjalanan pikirku . . . . dengan sabar kami telusuri jalur alternatif tersebut dan pukul 12  an siang baru masuk cirebon .  . . .

konsol handbrake

keluar cirebon justru malah lancar ( mungkin karena tanggal 24 belum puncak arus mudik ) sekitar pukul 17:00 kami sudah sampe di SPBU MURI karena capek luar biasa kami pun mampir untuk sekedar relaksasi dan cuci muka serta beli cemilan buat dijalan .

sekitar pukul 20:00 an masuk pekalongan tiba-tiba AC mati dan gak lama kemudian hujan turun . . . alamak. . . . bakal ngembun neh kaca depan. . . . bener saja hujan makin gede dan anepun memutuskan untuk minggir nunggu hujan reda sambil makan malam, sekitar satu setengah jam hujan baru berhenti, dan ane putuskan untuk meneruskan perjalanan  sekitar pukul 22: 00 an kami masuk daerah alas roban dan hujan kembali turun , dan kami pun kembali minggir ke SPBU untuk nunggu hujan berhenti.

ef denoklumayan membantu menurunkan suhu mesin

sekitar pukul 24 :00 hujan agak reda dan kami kembali meneruskan perjalanan dengan sedikit membuka kaca untuk mengusir embun, cuaca setelah hujan sedikit membantu menyejukan kabin yang AC nya mati, keluar semarang ane penasaran dengan indikator bensin yang manteng di tengah-tengah , ini error apa gimana kok bensin gak turun-turun jarumnya akhirnya kami pun masuk SPBU untuk ngisi bensin ,coba isi 100.000  setelah selesai isi bensin indikator bensin naik ke Full , irit juga vantrend pikirku  mengingat jarak yang lumayan jauh dari tambun via sumedang sampe luar perbatasan semarang demak diisi 100.000 sudah full lagi tangkinya . . .

IMG-20140729-00191denok pekerja keras

setelah isi bensin perjalanan kami teruskan menyusuri jalanan rusak antara semarang ,demak , purwodadi yang memang terkenal tanahnya labil sehingga meski berulang kali di cor tetep aja patah-patah dan bergelombang jalanya menjelang shubuh kami sudah keluar dari kota purwodadi  karena gak tahan ngantuk ane pun minggir untuk tidur barang sejam / 2 jam .

IMG-20140729-00192

setelah tidur sekitar 2 jam ane pun putuskan untuk kembali melanjutkan perjalanan, kondisi jalanan purwodadi blora bener-bener makin ancur , kecepatan paling 10 atau 20 kmh atau bahkan merambat karena memang gak memungkinkan untuk di lalui dengan kenceng , memasuki perbatasan Blora – Purwodadi jalanan mulai agak lumayan , bisa lah kecepatan 30 – 40 kmh , kalau dibandingkan memasuki kabupaten Blora jalanannya lebih baik dari purwodadi  , entahlah kebijakan jalan mungkin berbeda antara 2 kabupaten yang bertetangga tersebut.

akhirnya menjelang pukul 10.00 an pagi ane nyampe juga di kampung tempat lahir ane dengan selamat dan kondisi si denok sbb:

1. bbm ngisi 180.000 dan 100.000  dan ketika sampe di kampung tinggal separo tangki ( berdasar indkator )

2. AC mati sejak pekalongan

3. bagasi full muatan sampe per belakang mentok

 

kesan ane mudik perdana bareng denok sbb:

1. bbm termasuk irit

2. tenaga lebih dari cukup

3. bagasi yang luas sangat membantu untuk perjalanan jauh ( di gelari kasur buat tidur anak istri )

4. top speed gak penting buat ane , toh buat apa ngebut-ngebut

 

 

semoga berguna,

 

keep brotherhood,

 

salam,

 

 

 

Iklan

14 responses to “Merasakan mudik bareng denok ( mazda vantrend 94 )

  1. Mantap omm…bravo vt.. Btw ac nya kenapa omm?

  2. Alhamdulilah cuma AC Mati.. mesin&kaki2 gak rewel

    • jalanya slow om, sering disalip xenia avansa di jalan semarang purwodadi , mbayangin penumpang di jok baris ketiga jadi ngilu . . .

      keep brotherhood,

      salam,

  3. Balik e mesti sambat…

  4. Kayake ak ngliat sampean om di pom bensin muri sebelum buka puasa?

  5. Salam kenal mas Sabdho, Saya jadi terinspirasi ini mas…
    Menawi Vantrend, saget dadhos batu loncatan buat punya mobil..
    Jika nda keberatan boleh di share kisah mendapatkan Vantrend-nya mas.. 😀

    Yanwar-Kota Bogor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s